Advertise

 _blank
 
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan
Minggu, 07 Februari 2016

Kepolisian Australia Tunggu Persetujuan Menteri Kehakiman Bantu Usut Kematian Mirna

2 komentar
Jakarta - Polda Metro Jaya mengaku telah mendapatkan informasi yang signifikan terkait kematian Mirna. Informasi signifikan tersebut didapat dari AFP (Australian Federal Police) untuk memperkuat bukti penetapan Jessica Kumala Wongso sebagai tersangka.
 
Namun seperti dilansir dari media Australia, Sydney Morning Herald, Sabtu (6/2/2016), hingga saat ini AFP masih harus menunggu persetujuan dari Menteri Kehakiman Michael Keenan untuk membantu Polda Metro dalam mengungkap kematian Mirna. Persetujuan seorang menteri itu penting karena Jessica saat ini telah ditahan dan bisa menghadapi hukuman mati.
 
"Kami didekati oleh Kepolisian Indonesia dalam hubungannya dengan kasus ini,"kata salah seorang juru bicara AFP.
 
"AFP dapat mengkonfirmasi bahwa kita belum merilis informasi apapun kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia yang kaitannya dengan permintaan ini dan kami akan meminta persetujuan menteri untuk setiap rilis tersebut," lanjutnya.
 
Bulan lalu, penyidik Polda Metro Jaya yang menangani kasus tewasnya Wayan Mirna (27) meminta bantuan polisi Australia. Ada data yang mesti dicocokkan untuk penanganan kasus Mirna.
 
"Ada satu informasi yang kami minta konfirmasi keakuratannya. Nanti jadi salah satu bukti keakuratannya," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti, Kamis (21/1/2016).
 
"Ada satu hal yang kami perlukan untuk analisa kami, tapi kami tidak bisa kemukakan ke publik," tegas Krishna.
 
Australia menjadi negara penting dalam kasus ini, sebab di negeri inilah Mirna dan Jessica kuliah satu kampus. Setelah lulus kuliah, Mirna pulang ke Indonesia sedangkan Jessica bekerja sebagai tenaga kontrak di bagian administratif perusahaan penyewaan ambulans NSW Ambulance di Sydney. 
 
Pada 3 Februari 2016, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal menyatakan pihaknya telah mendapat sejumlah informasi penting terkait tersangka Jessica Kumala Wongso maupun saksi-saksi yang pernah tinggal di Australia dari AFP.
 
"Kita sudah diberikan informasi (oleh polisi Australia) dan sudah cukup signifikan untuk penyidik menguatkan alat bukti," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (3/2/2016).
 
Namun Iqbal enggan membocorkan informasi itu. "Saya tidak bisa sebutkan kepada J atau M. Saya sebutkan secara global saja background saksi, tersangka," ujarnya. (dtk)
 
 
Sumber : bogornews 
 
 
Read more...
Senin, 14 Desember 2015

Bandar Bisnis Judi Online Beromset Milyaran Dibekuk Di Sunter

0 komentar
JAKARTA - Seorang pria berinisial FL ditangkap ditangkap tim opsnal Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Bandar judi online ini memiliki omset miliar rupiah per bulan.

"Tersangka ini levelnya master agen yang menyelenggarakan judi bola online di rumahnya di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso kepada detikcom, Minggu (13/12/2015).

Eko mengatakan, tersangka menerima taruhan judi bola online melalui website www.sbxxxx.com dan www.ultraxx.com. Tersangka memiliki limit kredit level agen di website tersebut sebesar Rp 800 juta dan limit kredit level master agent sebesar Rp 1,5 miliar.

"Tersangka bertugas mengirimkan dan mempertaruhkan taruhan para pemain itu kepada level bandar yang ada di atasnya. Omsetnya per bulan mencapai miliaran rupiah," jelas Eko.

Penangkapan tersangka ini merupakan hasil penyelidikan tim Unit V Subdit Resmob Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh AKP Resa F Marasabessy pada awal bulan November 2015. Kanit V Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Handik Zusen mengatakan, selain menangkap tersangka FL, timnya juga menangkap 2 bandar judi lainnya.

Seorang tersangka lainnya berinisial W (30) ditangkap karena menjadi bandar judi bola online di website www.sbxxxx.com. Ia ditangkap di Jl Rawa Kepa, Kelurahan Tomang, Grogol, Jakarta Barat ini sudah menjalani bisnis ilegal itu sejak 2014 lalu.

Kemudian, seorang bandar lainnya berinisial TE (41) ditangkap di Jl Agug Barat 23, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Tersangka sudah menjalankan bisnis perjudian ini sejak tahun 2011.

"Omset tersangka mencapai miliaran rupiah per bulan," ungkapnya.

Dari ketiga tersangka ini, polisi menyita sejumlah buku tabungan berikut kartu ATM dan token key serta perangkat komputer. Para tersangka selain dijerat Pasal 303 KUHP tentang perjudian juga dikenakan UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).(dtk )
Read more...

Gara-Gara Atributnya Ditertibkan, Ormas Bogor Serang Pol PP Dan Kantor Kesbang

4 komentar
BOGOR- Ratusan orang dari organisasi masa (Ormas) Benteng Bogor Raya Pembaruan (BBRP) mengamuk dengan merusak dua truk Dalmas Satpol PP Kota Bogor dan melukai 13 petugas PP Senin (14/12) sore.

Massa sebelumnya mendatangi Kantor Kesbangpol di Jalan Pemuda. Namun diduga tidak mendapat jawaban jelas, terkait perusakan dan pencopotan spanduk yang di pasang BBRP, massa berkonvoi dengan motor menyusuri Jalan A Yani hingga Jalan Juanda dan Mayor Oking.

Massa  terlibat adu mulut hingga pemukulan saat bertemu belasan petugas PP yang sedang berjaga di depan kantor PLN di Jalan Mayor Oking Bogor Tengah Kota Bogor.

Kalah jumlah, petugas Pol PP lalu memilih mundur. Namun ratusan massa Ormas terus melontarkan kata-kata tak pantas. “Ada tiga belas petugas Satpol PP yang dipukul. Salah satunya sudah tua. Rata-rata korban menderita luka memar di wajah dan sobek,”kata Kasat Pol PP Kota Bogor, Eko Prabowo.

Penyerangan  bubar jelang magrib, saat petugas kepolisian datang ke lokasi. Tak lama massa kabur, beredar kabar, jika massa Ormas akan balik lagi menyerang Balaikota.

Namun karena penjagaan dari kepolisian Kota Bogor sudah ketat, rencana penyerangan tidak jadi dilakukan.
Kapolsek Bogor Tengah, AKP Prasetiyo Purbo yang mengamankan Balaikota Bogor mengatakan, pihaknya menunggu laporan dari korban, guna mengejar pelaku perusakan dan pengeroyokan. ( pkn )
 
Sumber : bogornews.com 
Read more...
Kamis, 25 Desember 2014

DI BATAM MASSAGE LIAR BERMODUSKAN RUKO

2 komentar
Batam, (MPN)- Panti pijat (massage) di kawasan Nagoya diduga dijadikan sebagai ajang prostitusi terselubung.massage itu adalah ANTHIEN MASSAGE,dan massage lainnya.

Pantauan di lapangan, kemarin,  para pengunjung yang rata-rata laki-laki itu datang dengan kendaraan roda empat dan roda dua. Di halaman parkir di setiap tempat massage itu dipenuhi dengan kendaraan.

Anthien Massage yang berada di Komplek ruko Nagoya newton yang tepetnya di samping parit besar nagoya  misalnya, sekilas dari luar sangat meyakinkan tempat tersebut seperti kos-kosan. Setelah ditelusuri ke ruangan dalam, ternyata tempat menyediakan jasa para pemijat yang semuanya perempuan berusia muda yang siap melayani tamu di atas tempat tidur.

Menurut seorang perempuan muda berusia 25 tahun,sebut aja namanya bunga(samara), ia  baru sebulan bekerja  di tempat itu. Sebelumnya dia bekerja di salah satu salon. Dia juga mengakui di tempat itu dirinya bukan saja sebagai pemijat, namun boleh juga melayani tamu di atas ranjang.

"Boleh juga pijat saja Mas, tapi selama ini tamu hanya minta dilayani di atas tempat tidur aja. Itupun hanya short time, tarifnya Rp200 ribu, ujarnya
Begitu juga pengakuan satpam di tempat lokasi ruko yang dijaganya massage lainnya tersebut. Semuanya  mengakui kalau perempuan-perempuan tersebut boleh saja diajak kencan oleh tamu. “Asalkan cocok harga, terserah mereka,”kata satpam.

Pengakuan yang sama juga dikatakan,Yudi Pemilik usaha Anthien Massage. Menurut pria baya ini, praktek prostitusi panti pijat ini  tidak menjadi rahasia umum lagi di Kota Batam. Namun selama ini tidak pernah ada razia penertiban dari aparat pemeritah.
”Mungkin sudah ada setoran kali ya mas,” katanya sembari menghembuskan asap rokoknya.

Sementara itu pengusaha massage berlasan tak ada regulasi yang mengatur massage secara jelas menyebabkan maraknya prostitusi di tempat usaha tersebut. Apalagi menjamurnya usaha massage menyebabkan pelaku usaha harus pintar-pintar mengambil hati konsumen.

Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur Satuan Polisi Pamong Praja Kota Batam, Hendra Felani, mengatakan jika razia kali ini hanya merupakan peringatan bagi pengelola tempat usaha. Hendra mengatakan bahwa tindakan ini merupakan langkah pertama. Tim memberikan peringatan tertulis agar pengusaha dihimbau untuk melengkapi dalam waktu seminggu.
Jika ada yang belum menyelesaikan kelengkapan izinnya, maka tim akan menutup langsung tempat hiburan tersebut.


"Kami memberi tenggat waktu seminggu agar mereka melengkapi semua surat izin usaha mereka," tegas Hendra (roby wijaya)


Read more...
 
MERAH PUTIH NEWS © 2011 Main Blogger & Blogger Template & Blogging Stuff

Redaksi : Ruko Golden Madrid II Blok F-12 BSD, Serpong-Tangerang Selatan _ Hotline : 0813 1470 1500