Bogor,MPN - Atap Gedung Sekretariat PWI Kota Bogor di Jalan Kesehatan Kota Bogor,
Jumat (13/3/2015) sekitar pukul 15.30 WIB ambruk. Gedung yang dibangun
tahun 1993 ini tiba-tiba ambruk karena kayu penyangga yang sudah
keropos.
Tidak ada korban dalam peristiwa ini, namun beberapa barang inventaris yang berada dalam gedung hancur tertimpa kayu dan balok menyangga atap.
Gedung PWI tersebut memang sudah siap untuk direnovasi dan saat ini sedang dilakukan penurunan genteng-genteng dan atap plafon bagian belakang bangunan. Saat kejadian terdengar bunyi retakan lalu disusul bunyi atap ambruk yang sangat keras.
"Mungkin karena bangunan sudah tua dan banyak kayu penopang yang sudah lapuk jadi tidak kuat menahan beban dan ambruk," katanya.
Menurut Tarwono, dengan kejadian ambruknya atap kantor PWI rencana kepindahan sementara lebih dipercepat dari rencana sebelumnya, “Kita akan pindah sementara selama renovasi. Beberapa barang-barang inventaris rusak seperti 4 unit komputer, satu unit televisi dan beberapa set kursi tamu rusak," jelas Tarwono.
Gedung tersebut dibangun oleh Pemerintah Kota Bogor pada 1993. Semasa Walikotamadya Bogor Suratman. Sejak dibangun hingga sekarang belum dilakukan renovasi.
Kondisi bangunan sudah terlihat keropos, terutama bagian atap. Dinding bangunan sebenarnya masih kokoh, namun saat atap runtuh, beberapa dinding bangunan ikut hancur tertimpa kayu. (iso)
Tidak ada korban dalam peristiwa ini, namun beberapa barang inventaris yang berada dalam gedung hancur tertimpa kayu dan balok menyangga atap.
Gedung PWI tersebut memang sudah siap untuk direnovasi dan saat ini sedang dilakukan penurunan genteng-genteng dan atap plafon bagian belakang bangunan. Saat kejadian terdengar bunyi retakan lalu disusul bunyi atap ambruk yang sangat keras.
"Mungkin karena bangunan sudah tua dan banyak kayu penopang yang sudah lapuk jadi tidak kuat menahan beban dan ambruk," katanya.
Menurut Tarwono, dengan kejadian ambruknya atap kantor PWI rencana kepindahan sementara lebih dipercepat dari rencana sebelumnya, “Kita akan pindah sementara selama renovasi. Beberapa barang-barang inventaris rusak seperti 4 unit komputer, satu unit televisi dan beberapa set kursi tamu rusak," jelas Tarwono.
Gedung tersebut dibangun oleh Pemerintah Kota Bogor pada 1993. Semasa Walikotamadya Bogor Suratman. Sejak dibangun hingga sekarang belum dilakukan renovasi.
Kondisi bangunan sudah terlihat keropos, terutama bagian atap. Dinding bangunan sebenarnya masih kokoh, namun saat atap runtuh, beberapa dinding bangunan ikut hancur tertimpa kayu. (iso)
